Yukk..Mengenal Sejarah Al-Aqsa

Al-Aqsa – merupakan salah satu tempat yang di sucikan di dalam agama islam. Masjid ini pernah  menjadi kiblat pertama umat muslim di dunia ini dan merupakan salah satu bangian dari kompleks bangunan suci yang terletak di kota lama Yerussalem. Kompleks tempat masjid al-aqsa ini yang berada biasa di kenal oleh umat muslim dengan sebutan Al-Haram Asy-Syarif ‘Tanah Suci yang Mulia’. Ada hadist yang menjelaskan :

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا

حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ ءَايَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami.  Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Quran.Surah. Al-Isra ayat 1)”.

Yukk..Mengenal Sejarah Al-Aqsa

Yukk..Mengenal Sejarah Al-Aqsa

Ayat di atas adalah bukti dari kesucian Mesjid Al-Aqsa dan Yerusalem, kota tempat mesjid itu di dirikan sebagai tempat yang di sucikan bagi umat Islam sedunia, sebagaimana Mekah yang di sucikan karena terdapat Baitullah atau terdapat Kabah di dalam nya. Selain itu dari Mesjid Al-Aqsa inilah Nabi Muhammad Saw bermiraj menghadap Allah Swt untuk menerima perintah shalat, dan kemudian di jadikan arah tujuan shalat (kiblat) pertama sebelum kemudian dialihkan ke Kabah di Mekah berdasarkan perintah Allah SWT pada surat Al-Baqarah ayat 144.

Berdasarkan ayat tersebut, Allah SWT menempatkan Kedudukan Masjid Al-Aqsha sebagai :

  1. Nama yang di berikan langsung oleh Allah Swt.
  2. Merupakan tempat singgah Isra Mi’raj Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
  3. Merupakan tempat yang di berkahi Allah SWT.

Sebagai kota suci bagi umat Islam, kota Yerusalem beserta mesjid Al-Aqsa-nya telah di nodai oleh kejahatan Pemerintah Israel yang bermaksud menguasai dan menghancurkan nya, dan mendirikan tempat ibadah mereka di atas reruntuhan nya, meskipun keyakinan tradisional mereka melarang untuk beribadah di wilayah itu.

Yukk..Mengenal Sejarah Al-Aqsa

Yukk..Mengenal Sejarah Al-Aqsa

Kesucian Mesjid Al-Aqsa bukan hanya karena pernah di jadikan arah kiblat pertama dan tempat ibadah bagi kaum Muslimin, tapi ia merupakan simbol harga diri umat Islam di mata dunia. Sudah selayak nya kaum Muslimin seluruh dunia membela kesucian nya, dengan tetap mempertahankan keberadaan nya.

Masjid Al-Aqsa juga di bangun pertama kali oleh Khalifah Umar bin Khatab dan Awalnya di kenal sebagai Masjid umar. Sementara Dome of the rock, kubah berwarna emas yang masih menjadi bagian dari Kompleks Al-Aqsa, di dirikan pada tahun 689-691 oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan di masa Dinasti Umayyah untuk melindungi batu besar tempat Rasulullah Mi’raj.

Dome of the Rock cukup populer di masyarakat karena foto-fotonya banyak dipublikasi. Bangunan ini seolah menjadi ikon kompleks Al-Aqsa. Tidak jarang sampai ada yang mengira bahwa Dome of the Rock inilah yang merupakan Masjid Al-Aqsa, padahal bukan.

Jika Anda berkunjung ke Kompleks Al-Aqsa, Anda akan melihat perbedaan yang jelas antara Dome of the Rock dan Masjid Al-Aqsa.

Pada tampak depan Al-Aqsa Anda akan melihat struktur dinding batu dengan kubah berwarna perak atau abu-abu. Bagian ini dikenal dengan Qibly Masjid. Dinamakan Qibly Masjid karena lokasinya menjadi yang paling dekat dengan arah kiblat. Bagian depan Masjid Al-Aqsa ini mengarah langsung ke Kabah di Mekah.

KEUTAMAAN SHALAT DI MASJIDIL AQSHA

Dari Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata.

تَذَاكَرْنَا وَ نَحْنُ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّهُمَا أَفْضَلُ أَمَسْجِدُ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْ بَيْتِ الْمَقْدِسِ ؟ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صلاَةٌ فِيْ مَسْجِدِيْ أَفْضَلُ أَرْبَعِ صَلَوَاتٍ فِيْهِ وَلَنِعْمَ الْمُصَلَّى هُوَ وَلَيُوْشَكَنَّ لأَنْ يَكُوْنَ لِلرَجُلِ مِثْلُ شَطْنِ فَرَسِهِ (وَفِيْ رِوَايَةٍمِثْلُ قَوْسِهِ”) مِنَ الأَرْضِ حَيْثُ يُرَى مِنْهُ بَيْتُ الْمَقْدِسِ خَيْرٌ لَهُ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا

“Kami saling bertukar pikiran tentang, mana yang lebih utama, masjid Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam atau Baitul Maqdis, sedangkan di sisi kami ada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Satu shalat di masjidku lebih utama dari empat shalat padanya, dan ia adalah tempat shalat yang baik. Dan hampir-hampir tiba masanya, seseorang memiliki tanah seukuran kekang kudanya (dalam riwayat lain : seperti busurnya) dari tempat itu terlihat Baitul Maqdis lebih baik baginya dari dunia seisinya” [HR Ibrahim bin Thahman dalam kitab Masyikhah Ibnu Thahman, Ath-Thabrani dalam kitab Mu’jamul Ausath, dan Al-Hakim dalam kitab Al-Mustadrak, Al-Hakim berkata, “Ini adalah hadits yang shahih sanadnya, dan Al-Bukhari dan Muslim tidak mengeluarkannya. Adz-Dzahabi dan Al-Albani sepakat dengan beliau”.

Hadits ini adalah hadits yang paling shahih tentang pahala shalat di Masjidil Aqsha. Hadits ini menunjukkan, shalat di Masjid Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti empat shalat di Masjid Aqsha. Pahala shalat di Masjidil Aqsha setara dengan 250 kali (di masjid lainnya).

Keutamaan Pahala Shalat di Masjid Al-Aqsha

Ada beberapa hadits yang menyebutkan keutamaan pahala shalat di Masjid Al-Aqsha. Ada yang menyebutkan 1.000 kali, 500 kali, dan 250 kali lebih baik daripada shalat di masjid lain, selain Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Hadits yang menyebutkan shalat di Masjid Al-Aqsha lebih utama 1.000 kali dibandingkan shalat di masjid lain, yaitu :

أَنَّ مَيْمُونَةَ مَوْلَاةَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ

وَسَلَّمَ قَالَتْ يَا نَبِيَّ اللَّهِ أَفْتِنَا فِي بَيْتِ الْمَقْدِسِ فَقَالَ أَرْضُ الْمَنْشَرِ وَالْمَحْشَرِ ائْتُوهُ

فَصَلُّوا فِيهِ فَإِنَّ صَلَاةً فِيهِ كَأَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ

Artinya : “Sesunggunya Maimunah pembantu Nabi berkata, “Ya Nabiyallah, berilah kami fatwa tentang Baitul Maqdis”. Maka Rasulullah menjawab, “Bumi tempat bertebaran dan tempat berkumpul. Datangilah ia, maka shalatlah di dalamnya, karena sesungguhnya shalat di dalamnya seperti seribu kali shalat dari shalat di tempat lain”. (HR Ahmad).

Dari pembahasan di atas sudah cukup jelas bahwa sudah sepatutnya sebagai umat muslim berkunjung ke masjid yang di sucikan ke 2 setelah Masjid Al-Haram, sekedar melaksanakan ibadah sholat dan berzikir di masjid Al-Aqsa.

Jika anda berkunjung kesini sangat beruntung nya apalagi bisa melaksanakan sholat di masjid yang di suci kan ini. Selain mendapatkan pahala berlipat, juga anda mendapatkan ketenangan hati dan jiwa. Karena banyak sekali umat muslim yang berkunjung kesini dalam program Umroh Plus Aqsa, juga dalam Wisata Halal Al-Aqsa. Karena merupakan tempat yang paling bersejarah di dalam sejarah Islam, dan sudah sepatutnya tempat ini di kunjungi.