Kucing Merah Khas Kalimantan di Indonesia

Kucing Merah Kalimantan yang disebut kucing kalimantan atau yang dalam bhs latin dimaksud Pardofelis badia adalah satu diantara spesies kucing kecil endemik pulau Kalimantan. Sayangnya sedikit yang mengetahui kucing merah yang langka ini. Aku sendiri belum pernah meskipun lihat Kucing Merah dari kalimantan ini, meskipun di kebun binatang. Mungkin saja sahabat ada yang pernah memandangnya?

Kucing Merah yaitu satu diantara khusus kucing kecil yang datang dari pulau Kalimantan. Tetapi sedikit yang mengetahui kucing langka ini. Kucing ini menempati bebrapa rimba tropis dataran rendah yang lebat. Kucing Merah dimaksud sebagai Kucing Borneo. Diprediksikan kucing merah sudah, ada mulai sejak 4 juta th. silam waktu pulau Kalimantan masihlah menyatu dengan daratan Asia. Tetapi populasi kucing ini saat ini tak di ketahui dengan tentu. Di Indonesia serta Malaysia, Kucing Merah termasuk juga binatang yang dilindungi dari kepunahan.

Ciri fisik Kucing Merah Kalimantan
1. Bulu berwarna coklat kemerah-merahan meskipun ada varian yang berwarna keabu-abuan.

2. Sisi bawah badan berwarna lebih pucat dari pada sisi atas. Ada garis warna merah kecokelatan agak muda pada kening serta pipi.

3. Telinga berwarna hitam atau cokelat tua, serta pada ekor bergaris putih dengan bintik hitam diujung ekor.

4. Bertubuh ramping memanjang dengan panjang sekitaran 55 cm dengan ekor yang panjangnya sekitar 35 cm.

5. Berat badan pada 2, 3 -4, 5 kg.

Karakter Kucing Merah Mantan
1. Kucing Merah termasuk juga binatang yang banyak kegiatan pada malam hari untuk memburu burung, tikus, serta monyet.

2. Terkecuali seekor pemburu, Kucing Merah juga mengonsumsi bangkai-bangkai binatang yang ada di rimba.

3. Kucing Merah mencapai dewasa serta masak dengan cara seksual pada umur pada 18-24 bln.. Kucing endemik kalimantan ini memiliki saat kehamilan sekitaran 70-75 hari dengan melahirkan 1-3 ekor anak dalam sekali saat kehamilan.

Kucing Merah Khas Kalimantan

kucing merah kalimantan

Kucing Merah dimaksud sebagai Kucing Kalimantan atau Kucing Borneo. Dalam bhs Inggris di kenal sebagai Borneo Bay Cat, Bay Cat, Bornean Bay Cat, serta Bornean Marbled Cat. Di Malaysia binatang yang juga menghuni Serawak serta Sabah ini di kenal dengan Kucing Merah. Sedang dalam bhs latin dikatakan sebagai Pardofelis badia, yang bersinonim dengan Catopuma badia serta Felis badia.

Kucing Merah ini adalah saudara dekat serta masihlah satu nenek moyang dengan Kucing Emas (Asian Golden Cat) yang terdapat banyak di Sumatera, serta sebagian negara Asia Tenggara. Diprediksikan kucing endemik kalimantan ini sudah ada mulai sejak 4 juta th. yang silam waktu pulau Kalimantan masihlah menyatu dengan daratan Asia.

Tanda-tanda serta Tingkah laku : Kucing Merah (Borneo Bay Cat) memiliki bulu berwarna coklat kemerah-merahan meskipun ada varian yang berwarna keabu-abuan. Sisi bawah badan Kucing Kalimantan berwarna lebih pucat dari pada sisi atas. Ada garis warna merah kecokelatan agak muda pada kening serta pipi. Telinga kucing langka ini berwarna hitam atau cokelat tua, serta pada ekor bergaris putih dengan bintik hitam diujung ekor.

Kucing Merah (Pardofelis badia)
Belum banyak yang bisa digali mengenai tingkah laku kucing endemik Kalimantan yang langka ini. Kucing Merah (Pardofelis badia) termasuk juga binatang nokturnal yang banyak bekerja pada malam hari untuk memburu burung, tikus, serta monyet. Terkecuali seekor pemburu, Kucing Merah (Catopuma badia) juga mengonsumsi bangkai-bangkai binatang yang ada di rimba. Kucing Merah memiliki badan ramping memanjang dengan panjang sekitaran 55 cm dengan ekor yang panjangnya sekitar 35 cm. Kucing Merah (Borneo Bay Cat) memiliki berat badan pada 2, 3 -4, 5 kg.

Kucing Merah (Borneo Bay Cat) mencapai dewasa serta masak dengan cara seksual pada umur pada 18-24 bln.. Kucing endemik kalimantan ini memiliki saat kehamilan sekitaran 70-75 hari dengan melahirkan 1-3 ekor anak dalam sekali saat kehamilan.

Habitat, Populasi, serta Konservasi. Kucing Merah Kalimantan (Pardofelis badia), cuma ada di pulau Kalimantan (Indonesia serta Malaysia) saja. Kucing ini menempati bebrapa rimba tropis dataran rendah yang lebat sampai ketinggian 900 mtr. dpl.